Mengerjar Cita-Cita bukan Cinta-Cinta
Raihlah cita-citamu setinggi bintang di langit (Soekarno, Proklamator RI).
Untuk mewujudkan impianku (cita-citaku) agar dapat duduk di salah satu perguruan tinggi negeri banyak hal sudah saya lakukan. Impian besar bagiku bisa mengenyam pendidikan di kampus. Saya katakan besar atau luar biasa karena dari sisi finasial, kehidupan keluargaku biasa-biasa saja. Untuk memenuhi kebutuha, ayah dan ibu rela membanting tulang. Siang dan malam mencari rejeki. Bapakku adalah pengrajin emas (logam muliah) yang super jujur. Beliau hanya menerima ongkos sehari-hari 7 bersaudara adalah sebuah pimpin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar